Belasan Motor Terpeleset Akibat Tumpahan Lemak Hewan di Jalan Raya

Anggota Komunitas Motor di Bantu Pimpinan Perusahaan Harian Rakyat (kaos putih ) sedang mengatur lalu lintas di depan lokasi ceceran lemak hewan

SIDOARJO, Harian Rakyat – Pengendara motor yang melintas Jalan Raya Waru, Bundaran Aloha Tepatnya di depan Dealer Toyota, di Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, banyak yang terjatuh.

Pengendara motor yang jatuh akibat aspal jalan dipenuhi lemak hewan sehingga menjadi licin dan menyebabkan pengendara motor terjatuh pada Senin (19/2/2018) dinihari.

“Tadi ada belasan motor terjatuh dan pengendaranya mengalami luka-luka. Beruntung tidak ada kendaraan besar dari arah belakang,” ucap salah satu anggota komunitas motor (FCOS), Candra (24), kepada Harian Rakyat, Senin (19/2/2018) dini hari saat membantu membersihkan lemak tersebut.

Dari pantauan media ini di lokasi, ceceran lemak itu memenuhi ruas jalan sebelah kanan hingga sepanjang 50 meter. Belum diketahui darimana tumpahan lemak itu. Namun ceceran lemak sudah ada sejak sekitar pukul 22.00 WIB.

Untuk mengantisipasi jatuhnya korban yang lebih banyak lagi, para pemuda peduli lalu lintas dibantu driver ojek online memberi batas menggunakan ranting pepohonan.

“Kami hubungi petugas sejak pukul 22.00 WIB, tidak ada jawaban, kami datangi Polsek Gedangan pun petugas juga tak kunjung datang. Terpaksa kami beri batas terlebih dahulu,” tutur Candra.

Sementara itu, dua petugas kepolisian baru tiba dilokasi sekitar pukul 01.20 WIB, setelah didatangi ke kantor Polsek Gedangan sampai 4 kali. Dirinya sangat menyayangkan kinerja petugas yang lambat menangani kejadian ini.

“Yang kami sesalkan, kurang tanggap saat mendapat laporan dari kami,” terangnya.

Untuk membersihkan ceceran lemak itu juga dikerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran, langsung melakukan penyemprotan. Namun, hal itu sia-sia karena sifat minyak dan air tidak menyatu.

Petugas Damkar Sedang Menyemprot Minyak yang tercecer di jalan

“Sifatnya ini minyak. Jadi kalau disemprot percuma, salah satu solusi menggunakan pasir,” kata Rudi Setiawan, petugas Damkar unit Buduran, Sidoarjo.

Reporter : Malik Hadi Waluyo

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *