oleh

Jalinsum Rusak; Pelintas Jijik, Warung Sepi

Warga tiap hari menyiram jalan untuk mengurangi debu. Foto: eko

HARIANRAKYAT.CO.ID – Sebagai bentuk rasa kecewa dan protes terhadap kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang berada di Jl. Ahmad Yani Km 4,5 Kemelak, Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), warga pun menanaminya dengan pohon pisang.

Diketahui, jalan nasional penghubung ke Kabupaten OKU Timur itu rusak parah dan bergelombang.

Sehingga menghambat aktivitas masyarakat. Baik dari segi lalu lintas transportasi, kegiatan ekonomi masyarakat, hingga masalah kesehatan.

Pasalnya jalan rusak ini menimbulkan polusi debu sepanjang waktu. Dan ketika hujan dipenuhi genangan air.

Esa (42), salah satu warga yang bermukim sekaligus berdagang di sekitar jalan tersebut, mengaku terganggu akibat kerusakan jalan itu.

Baca Juga :  Sambangi Perumda Tirta Raja, Warga Dua Kelurahan Sampaikan Keluh Kesah

Pendapatanya sebagai pemilik warung pinggir jalan mengalami penurunan.

“Tiap hari kami sirami depan warung ini untuk mengurangi debu. Kalau batuk tu pasti, karena debunya sampai masuk ke dalam warung,” ungkapnya.

Kata dia, kerusakan jalan di depan warungnya tersebut sejauh ini cuma ditimbun dengan krokos.

Komentar