oleh

Kurang Diperhatikan Pemkab, FKBPD Sebut DPRD OKU Bapak Angkat

Wakil Ketua DPRD OKU Yudi Purna Nugraha foto bersama FKBPD.

HARIANRAKYAT.CO.ID – Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FK-BPD) memberikan apresiasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang telah memperjuangkan aspirasi kenaikan tunjangan BPD dan memberikan masukan dan motivasi agar BPD menjadi lembaga DPRD-nya Desa. 

Hal itu diungkapkan Ketua FKBPD OKU Subi, kepada harianrakyat.co.id. Dalam hal ini, pihaknya merasakan telah memiliki bapak angkat (DPRD OKU,red) lantaran telah memperjuangkan aspirasi FKBPD dalam hal kenaikan tunjangan BPD. 

“Jujur saja, kami dari FKBPD tetap mengharapkan agar DPRD OKU sebagai bapak angkat kami. Selama ini keberadaan BPD seperti anak tiri yang terlahir prematur dan kurang diperhatikan oleh pemerintah daerah,” kata Subi, Jumat (10/9/21). 

Pihaknya berharap agar DPRD OKU yang dianggap sebagai bapak angkat akan terus bersinergi, khususnya dengan Wakil Ketua I Yudi Purna Nugraha SH yang telah memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi dari FKBPD. 

“Dulu upaya kami untuk menuntut adanya kenaikan tunjangan kepada pemerintah OKU selalu gagal. Namun berkat perjuangan dari kawan-kawan di DPRD OKU, terutamanya Wakil Ketua I, Alhamdulillah hal itu bisa terwujud dengan telah dinaikkannya tunjangan BPD OKU,” Katanya. 

Untuk itu, lanjut Subi, bertepatan dengan peringatan HUT FKBPD OKU yang ke 1, pihaknya mengundang secara khusus Wakil Ketua DPRD OKU Yudi Purna Nugraha SH untuk hadir di acara tersebut yang digelar secara sederhana bersama Perwakilan pengurus FKBPD dari 13 Kecamatan se Kabupaten OKU pada Kamis (9/9/21) kemarin. 

“Kami terus berupaya untuk berkerja sebagai BPD secara profesional. Tentunya dengan adanya dukungan dari DPRD OKU sebagai pembina kami, kami berharap kedepan hubungan antara bapak dan anak akan terus terjalin dengan baik,” Tutupnya seraya menambahkan pihaknya masih akan berjuangan bersama DPRD OKU untuk mengembalikan biaya operasional BPD yang dipotong sebesar 50 persen oleh Pemkab OKU. (Rul)

Komentar