oleh

Nikmatnya jadi Bhabinkamtibmas Diceritakan Aipda Hadi, Disini..

Aipda Hadi Suhendra.

HARIANRAKYAT.CO.ID – Dalam rangka menjalin kemitraan, menciptakan Kamtibmas yang aman kondusif dan upaya mencegah penyebaran Covid-19, Bhabinkamtibmas Desa Tubohan – Keban Agung Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Aipda Hadi Suhendra, SE, MM, melaksanakan kegiatan Live Radio By Phone “Obrolan Siaga Malam Radio Polri”.

Kegiatan yang digelar tadi malam (01/09/2021), sekitar pukul 20.05 wib, itu dipandu oleh penyiar radio Polri mbak Ade Herlina.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Hadi Suhendra didampingi dan dibimbing oleh Kasat Binmas Polres OKU AKP Marjuni, M. Si dan Kapolsek Semidang Aji Ipda Wahyudin, SH, M.Si.

Aipda Hadi Suhendra menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan penyiar radio Polri dengan lugas dan tegas. Ia bercerita tentang keseharian bertugas menikmati pekerjaan sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Tubohan dan Desa Keban Agung Kecamatan Semidang Aji.

Pesan moral yang selalu disampaikan melalui mimbar khotbah Jumat yang dilaksanakan secara bergilir disetiap masjid yang ada di Kabupaten OKU sejak 2018 lalu, menjadi topik pembicaraan dalam obrolan SIAGA Malam Radio Polri.

“Sesuai arahan Kapolri, Kapolda Sumsel, Kapolres OKU, Kapolsek Semidang Aji, bahwa dalam setiap khotbah Jum’at untuk dapat menyampaikan pesan moral, pemahaman wawasan kebangsaan, kerukunan umat beragama, serta pesan pesan Kamtibmas dan Protokol Kesehatan pada masa pandemi covid 19 ini. Sehingga harapannya dapat membentuk suatu tatanan masyarakat yang ideal. Secara garis besar dapat diartikan aman, kondusif dan sejahtera,” jelas Hadi.

Suka duka yang dialami selama menjadi Bhabinkamtibmas, diceritakan apa adanya oleh Aipda Hadi.

Salah satu sukanya menjadi Bhabinkamtibmas, menurut dia, dapat bertemu dan berinteraksi langsung dengan masyarakat desa binaan. Menambah ilmu yang bermanfaat, bertambahnya teman, saudara dan keluarga.

Kalau berbicara duka, lanjutnya, terkadang kendala yang dihadapi ketika melaksanakan perjalanan dinas dari rumah menuju desa binaan yang jarak tempuh dari rumah sekitar kurang lebih 45 menit menggunakan sepeda motor. Nah, jika tiba-tiba hujan lebat turun, tetap saja pakaian basah walaupun telah memakai mantel.

“Intinya kalau berbicara suka duka, tentunya bisa dibilang 90 persen banyak sukanya, hanya sebagian kecil bisa dikatakan dukanya,” imbuh dia.

Tentunya, kata Hadi lagi, dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, bhabinkamtibmas memiliki mekanisme yang harus dipatuhi.

“Yang pasti program Bhabinkamtibmas ini diharapkan dapat ditingkatkan lagi, terutama penyempurnaan program kerja, dari segi komunikasi dan kedekatan hubungan silaturahmi. Dikarenakan masyarakat sangat terbantu dengan keberadaannya di desa,” jelasnya. (win)

Komentar