
HARIANRAKYAT.CO.ID – Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama se-Sumatera Selatan yang digelar di MAN 1 OKU, Minggu (8/2/2026), menjadi ruang penegasan ulang nilai dasar birokrasi. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumsel, Dr. Syafitri Irwan, menempatkan disiplin dan integritas sebagai fondasi utama pelayanan publik.
Kegiatan yang dihadiri seluruh Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota se-Sumsel ini diawali dengan Launching Program Catin Betua serta aksi simbolik penanaman pohon, sebagai penegasan komitmen Kemenag terhadap ketahanan keluarga dan kepedulian lingkungan.
Didampingi Kepala Kantor Kemenag OKU, Dr. H. Muhammad Ali, S.Ag., M.Pd.I, Kakanwil secara terbuka “menyentil” persoalan klasik yang masih kerap menggerogoti birokrasi: kehadiran ASN yang sebatas formalitas absen, disiplin kerja yang longgar, hingga relasi pimpinan dan bawahan yang belum sepenuhnya sehat.
Ia juga menyoroti secara khusus peran Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai garda terdepan pelayanan. Menurutnya, KUA harus segera membenahi arsip dan administrasi, menjaga kebersihan kantor, serta menampilkan wajah pelayanan yang rapi dan profesional karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.






Komentar