Usai apel, Bupati Anwar Sadat menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi potensi bencana, terutama di wilayah yang rawan seperti Tanjabbar.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah, swasta, masyarakat, dan perusahaan harus bahu-membahu memitigasi potensi bencana. Kesiapsiagaan ini bentuk tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Bupati juga berharap agar daerahnya dijauhkan dari segala bencana, namun tetap siap menghadapi kemungkinan terburuk.
“Fokus utama kita sekarang pada potensi kebakaran hutan dan banjir. Mudah-mudahan itu tidak terjadi, tapi kalau pun iya, semua sudah siap untuk bergerak cepat,” tambahnya.
Setelah apel, Forkopimda bersama tamu undangan melakukan pemeriksaan peralatan penanggulangan bencana, mulai dari kendaraan operasional, alat komunikasi, logistik, hingga perlengkapan evakuasi.
Pemerintah Kabupaten Tanjabbar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang sudah menunjukkan kesiapan dan kepedulian terhadap upaya mitigasi bencana di daerah. (thd)









Komentar