Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Damkar) Tanjab Barat yang bergerak cepat memadamkan api, sehingga kebakaran tidak merembet ke bangunan lain.
“Terima kasih atas kesigapan Damkar. Ini bukti bahwa pemerintah hadir kapan pun dan di mana pun masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan terbilang lengkap. Selain 20 paket tas sekolah beserta alat tulis, para korban juga menerima kasur, kain atau sarung, selimut, beras premium, makanan siap saji, mi instan, minyak goreng, biskuit kaleng, gula, sarden, susu, baju muslim, kitab belajar, hingga bantuan uang tunai.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati turut didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Dandim, Asisten Administrasi Umum yang juga Plt Kepala Dinas Sosial, Inspektur, Kepala BKAD, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Perikanan, Kalak BPBD, Kadis Damkar, Sekretaris Ketahanan Pangan, Sekretaris Dinsos, Camat Tungkal Ilir, serta Lurah Nibung.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Pemerintah daerah berharap proses pemulihan fasilitas pesantren dapat segera rampung, sehingga para santri bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman. (Jaka/)









Komentar