
HARIANRAKYAT.CO.ID — Mengawali tahun 2026, Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. tak langsung bicara proyek atau target angka. Ia memilih naik mimbar.
Jumat (2/1/2026), orang nomor satu di Tanjabbar itu menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Al Anwar, Kompleks Perkantoran Pemkab Tanjabbar.
Masjid penuh. Jamaah berjubel. Anwar Sadat hadir tanpa jarak, berbaur seperti jamaah lainnya. Pemandangan yang jarang, tapi justru itulah pesan yang ingin disampaikan: pemimpin datang bukan untuk dilihat, melainkan untuk membersamai.
Dalam khutbahnya, Anwar Sadat menohok cara pandang sebagian orang tentang tahun baru. Baginya, pergantian kalender tak ada artinya jika tak diiringi perubahan sikap.
“Tahun baru bukan sekadar pergantian angka. Ini panggilan untuk berubah—menjadi lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih produktif,” ujar Anwar Sadat dari atas mimbar.
Ia menegaskan, perubahan besar selalu lahir dari langkah kecil—dimulai dari diri sendiri, hari demi hari, waktu demi waktu. Salat Jumat, kata dia, bukan hanya kewajiban ritual, tetapi juga ruang memperkuat ukhuwah Islamiyah dan solidaritas sosial.









Komentar