Pemerintah daerah menargetkan BUMD tidak hanya hidup, tetapi memberi dampak nyata bagi ekonomi daerah dan pelayanan masyarakat.
Dalam arahannya, Anwar Sadat menekankan pentingnya Good Corporate Governance (GCG), kepatuhan regulasi, serta kinerja berkelanjutan.
“BUMD harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Jangan main-main. Tata kelola yang baik akan menjadikan BUMD motor penggerak pembangunan dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Bupati.
Sejumlah agenda strategis lain turut dibahas dalam rapat tersebut, menyangkut penguatan kelembagaan dan operasional bank daerah ke depan.
Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemkab Tanjabbar yang menempatkan BUMD sebagai salah satu pilar ekonomi daerah.
RUPSLB tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Tanjabbar Hermansyah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Firdaus Khatab, Kepala BKAD Ahmad Jais, Kepala Bagian Perekonomian Muhammad Syukri, jajaran Direksi BPR Tanggo Rajo, serta perwakilan notaris. (Jaka)









Komentar