Sementara itu, Bupati Anwar Sadat memastikan jajarannya siap bersikap kooperatif dan terbuka. Ia menegaskan, kehadiran BPK bukan sekadar melakukan pemeriksaan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mendorong tata kelola keuangan yang lebih baik.
“Kami berkomitmen penuh untuk transparan, responsif, dan mendukung seluruh proses pemeriksaan. Ini bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel sesuai regulasi,” tegasnya.
Anwar juga mengingatkan pentingnya sinergi antar perangkat daerah, khususnya dalam penyediaan data yang akurat dan terintegrasi. Menurutnya, koordinasi yang baik akan mempercepat sekaligus mempermudah proses audit.
Entry meeting ini turut diikuti Sekretaris Daerah, staf ahli, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tanjab Barat.
Dengan dimulainya tahapan ini, diharapkan hubungan sinergis antara Pemkab Tanjab Barat dan BPK semakin kuat.
Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, memperbaiki pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan. (Jek)









Komentar