Tak cuma bicara siswa, TKA juga jadi “alarm” bagi sekolah. Evaluasi metode belajar dan materi ajar wajib dilakukan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Namun, Anwar Sadat tak menutup mata. Ia mengakui masih ada kendala klasik: keterbatasan laboratorium komputer di sejumlah sekolah.
“Ini PR kita bersama. Ke depan, fasilitas harus kita benahi agar pelaksanaan TKA makin maksimal dan merata,” tandasnya.
Sebagai informasi, TKA tingkat SMP digelar mulai 6 hingga 16 April 2026 dengan sistem komputerisasi. Hasilnya bakal jadi salah satu penentu masuk ke jenjang SMA/SMK.
Sementara untuk tingkat SD, TKA dijadwalkan mulai 20 April 2026. Fungsinya sama, jadi acuan memilih sekolah lanjutan, termasuk SMP, MTs, hingga sekolah unggulan.
Dalam peninjauan itu, bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Plt Kabag Prokopim, kepala sekolah, serta para guru.
Langkah ini jadi sinyal kuat: Pemkab Tanjab Barat serius mencetak generasi unggul, bukan sekadar slogan. (Jack)









Komentar