“Hampir semua partai masuk pemerintahan. Semakin sedikit oposisi, semakin lemah kontrol terhadap kekuasaan,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan, keberadaan oposisi yang kuat merupakan salah satu indikator penting dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Kalau semua partai bergabung ke pemerintah, siapa yang mengontrol pemerintah?” pungkasnya. (Ril)









Komentar