Skema Pokir: 20 Persen untuk ‘Setoran’
Persidangan juga membongkar skema busuk fee proyek Pokir DPRD OKU. Dalam rapat internal yang dihadiri pejabat keuangan daerah, disepakati nilai Pokir Rp700 juta per anggota DPRD, dan Rp1,5 miliar untuk unsur pimpinan.
Yang bikin ngeri:
➡ Fee dipatok 20 persen
➡ Anggota DPRD kebagian ratusan juta
➡ Total komitmen fee ditaksir Rp7 miliar
Namun sebelum “panen” selesai, OTT KPK lebih dulu menyergap, dan baru sekitar Rp2,2 miliar yang sempat terkumpul.
Nama Teddy Kian Terang
Walau tidak duduk sebagai terdakwa dalam perkara ini, nama Teddy Meilwansyah makin sering dan terang disebut di persidangan. Bukan sekadar disebut, tapi dikaitkan langsung dengan permintaan uang pribadi, di tengah pusaran perkara korupsi anggaran publik.
Fakta persidangan ini otomatis memperluas sorotan publik: Apakah permintaan THR itu murni pribadi? Atau bagian dari ekosistem korupsi Pokir?
Jaksa KPK memastikan seluruh keterangan saksi akan didalami dan diverifikasi, termasuk kemungkinan adanya unsur gratifikasi atau penyalahgunaan jabatan.









Komentar