Dalam pertemuan lanjutan di ruang sekretariat, staf meminta wartawan menuliskan daftar pertanyaan agar jawaban disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp.
Ironisnya, staf juga meminta agar rekaman percakapan dihapus, meski rekaman dilakukan di ruang kerja dan untuk kepentingan jurnalistik.
Sikap tertutup dan berkelit dari pihak-pihak terkait justru semakin memperkuat dugaan lemahnya transparansi dan pengawasan dalam proyek bernilai ratusan juta rupiah tersebut. (ep)









Komentar