
HARIANRAKYAT.CO.ID – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Sandi Nugroho, melontarkan pesan tegas sekaligus menyentil: polisi tidak punya “bos” lain selain masyarakat.
Hal itu ditegaskannya dalam agenda rutin coffee morning bersama para Pejabat Utama (PJU) di Ruang Transit Gedung Presisi Polda Sumsel, Kamis (2/4/2026) pagi.
“Tanamkan betul, juragan kita adalah masyarakat. Kita boleh merasa sudah bekerja baik, tapi yang berhak menilai tetap masyarakat,” ujarnya lugas.
Nada bicara Kapolda kali ini jelas: humanis, tapi mengandung peringatan. Ia meminta jajarannya berhenti alergi terhadap kritik. Justru sebaliknya, kritik harus dijadikan “bahan bakar” untuk berbenah.
“Jangan anti kritik. Kita malah akan undang mereka yang selama ini vokal mengkritik polisi. Itu cermin buat kita,” tegasnya.
Tak tanggung-tanggung, Kapolda berencana membuka ruang dialog dengan berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari kelompok santai hingga yang dikenal keras terhadap institusi Polri.
Menurutnya, pendekatan terbuka seperti ini penting agar polisi tidak bekerja dalam “ruang sendiri” tanpa mendengar suara publik.









Komentar