Metode yang digunakan bukan sembarang cara. Tirta Raja akan memakai teknik flushing, yakni proses penyemprotan aliran air bertekanan tinggi untuk merontokkan kerak besi, lumpur, dan endapan yang selama bertahun-tahun menempel di dinding pipa.
“Endapan itu yang selama ini membuat aliran tidak maksimal. Kalau sudah dibersihkan, kualitas air akan lebih jernih, aliran lebih lancar, dan debit air yang diterima pelanggan bisa meningkat,” jelasnya.
Meski terdengar ekstrem, Bertho memastikan kondisi pipa masih aman untuk proses tersebut.
“Kami sudah kaji secara mendalam. Insya Allah struktur pipanya aman,” ujarnya.
Pengurasan pipa Bakung dijadwalkan berlangsung setelah Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Proses pembersihan diharapkan tidak memakan waktu lama.
Jika uji coba ini sukses, metode flushing akan diterapkan di seluruh jaringan pelayanan Tirta Raja di Baturaja sebagai standar baru pemeliharaan jaringan distribusi air.
Tak berhenti di situ. Bertho juga membocorkan rencana besar berikutnya: peningkatan kapasitas produksi air di WTP Bakung.









Komentar