Penghargaan ini bukan kaleng-kaleng. Mulai dari pengungkapan kasus pidana, misi internasional, aksi kemanusiaan, hingga prestasi olahraga dan pembinaan generasi muda. Semuanya diapresiasi.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho menegaskan, peningkatan SDM dan penghargaan adalah dua “senjata utama” membangun Polri modern.
“Kelulusan S-2 STIK itu investasi jangka panjang. Sementara penghargaan adalah bentuk pengakuan atas kerja nyata anggota di lapangan,” tegasnya.
Rencananya, piagam penghargaan bakal diserahkan langsung saat apel pagi awal April 2026. Tujuannya satu: jadi pelecut semangat anggota lain.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan, langkah ini jadi bukti komitmen pembinaan personel berbasis meritokrasi.
“Seleksi transparan, penghargaan objektif. Ini bagian dari upaya membangun Polri yang profesional dan dipercaya masyarakat,” ujarnya. (ril/ep)









Komentar