“Ini bukan sekadar tambal jalan. Ini soal keselamatan. Jangan sampai masyarakat jadi korban karena infrastruktur yang dibiarkan rusak,” tegasnya.
Ia menyebut, aksi ini sejalan dengan Program “BELIDA” yang diusung Polda Sumsel—menuntut polisi responsif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk urusan jalan rusak yang kerap memicu kecelakaan.
Tak berhenti di situ, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI—program nasional yang didorong langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan aman.
Pesannya jelas: negara tidak boleh kalah cepat dari masalah di lapangan.
Dengan perbaikan ini, diharapkan arus lalu lintas di wilayah Ogan Komering Ulu makin lancar, terutama saat puncak mudik Lebaran. Pengendara pun bisa melintas tanpa dihantui lubang menganga di tengah jalan. (ep/new)









Komentar