Karena secara kasat mata, tidak ada urgensi luar biasa yang membuat rumah dinas itu harus dibedah terus-menerus.
Nah, dengan pola anggaran yang terus menanjak, nilai yang tak sebanding dengan kebutuhan publik, maka jangan heran kata Hifzin, jika hanya muncul satu pertanyaan: Ini rehab rumah dinas atau rehab rekening oknum tertentu?
“Selama tidak ada jawaban resmi, kecurigaan publik mustahil padam. OTT Maret 2025 itu baru bab pertama. Dan tampaknya, masih ada bab lanjutan yang menunggu untuk dibongkar,” Hifzin menutup tegas. (EP)









Komentar