oleh

Salah Tata Ruang, Kantor Jadi Kolam, KUA Baturaja Timur Angkat Kaki

Ironisnya, gorong-gorong mati suri saat hujan, bukan karena rusak semata, tapi kalah tinggi dengan badan jalan. Sementara KUA, yang seharusnya melayani umat, justru jadi korban tata ruang.

Upaya perbaikan bukan tak pernah dicoba. Namun membangun drainase di sekitar jalan nasional bukan urusan cepat. Prosesnya panjang, kewenangannya berlapis.

“Namanya jalan nasional. Pemerintah pasti pilih mana yang dianggap lebih urgen,” sindir Imam halus tapi menohok.

Kondisi ini sudah dilaporkan ke mana-mana. Mulai dari Kanwil Kemenag, Kakan Kemenag, hingga Bupati dan Asisten.

Bukan rahasia umum, banjir di KUA Baturaja Timur sudah jadi cerita lama. Bahkan, bangunan di belakang kantor sudah ditinggal pemiliknya semua.
Pelayanan pun terganggu.

Baca Juga :  Dua Truk Batubara Nyelonong Masuk Kota, Asal Muatan Misterius!  

Pernah, jadwal akad nikah terpaksa dipindahkan ke rumah karena kantor tak bisa dipakai.

“Pelayanan dak maksimal. Mau tidak mau kami harus pindah,” tegasnya.

Syukurnya, ada jalan darurat. KUA Baturaja Timur kini diizinkan menempati eks rumah imam Masjid Islamic Center Baturaja sebagai kantor sementara, atas izin Kabag Kesra.

Komentar