oleh

Takut Tak Kebagian, Emak-emak “Ngerusuh” di Operasi Pasar Migor

emak-emak saat memaksa masuk menerobos barisan panitia : foto : Bagus / harianrakyat.co.id

HARIANRAKYAT.CO.ID – Terjadi penumpukan dan sedikit kerusuhan saat Operasi Pasar yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Emak-emak yang takut tidak kebagian jatah minyak satu liter menerobos barisan yang telah ditetapkan oleh panitia.

Banyak pelanggaran prokes akibat ketidak sabaran emak-emak yang ingin mendapatkan minyak goreng tersebut. Bahkan banyak anak-anak menangis karena terhimpit dalam desakan antrian minyak tersbut. Petugas pun dibuat kewalahan oleh aksi emak-emak yang tidak lagi memperdulikan kesehatan untuk mendapatkan minyak goreng 1 liter.

Menurut salah satu emak-emak yang ikut antri mengatakan, dirinya sudah datang ke Disperindag dari pukul 07.00 WIB, sedangkan operasi pasar dibuka pukul 09.00 WIB.

Baca Juga :  HMI dan Aliansi Mahasiswa Unbara Galang Dana untuk Korban Banjir

” Kami antri sudah dari jam 7 pak, ini dapat kabar kalo minyak mau habis, jadi terpaksa kami berebutan masuk takut tidak kebagian,” kata emak-emak tersebut.

Kepala Disperindag Lukmanul Hakim mengatakan, ada 18 ribu liter yang sudah disiapkan untuk dijual. Namun dari 18 ribu tersebut tidak hanya dijual di Disperindag saja. Melainkan tersebar dibebarapa lokasi seperti di Pasar Atas, Pasar Baru dan salah satu toko dikawasan kemelak.

Komentar