Pada kesempatan itu, para pejabat dan petani turun langsung ke lahan untuk melakukan penanaman jagung menggunakan alat tanam modern secara simbolis.
Total lahan yang disiapkan untuk kegiatan tersebut mencapai 3 hektare, dengan benih jagung pipil yang ditanam sebanyak 45 kilogram.
Ketua Gapoktan Tegap bersama para ketua kelompok tani binaan juga hadir mendampingi proses penanaman. Mereka berharap kegiatan ini mampu meningkatkan semangat petani sekaligus memperkuat produksi jagung di wilayah OKU.
Selain menjadi simbol dimulainya musim tanam jagung kuartal pertama tahun ini, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Dengan dukungan berbagai pihak, pemerintah optimistis produksi jagung di Kabupaten OKU dapat terus meningkat dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan petani. (ril/new)









Komentar