Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berkomitmen mendukung peran Lembaga Adat Melayu, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, melalui berbagai program pembangunan yang sejalan dengan pelestarian kearifan lokal.
Prosesi penganugerahan gelar adat dipimpin langsung Ketua LAM Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus (HBA) yang bergelar Datuk Tumenggung Putro Jayodingrat. Rangkaian acara berlangsung khidmat, diawali pembacaan gelar adat, penyematan pin, pemasangan selempang, hingga penyerahan gordon kepada para penerima.
Nuansa adat semakin kental saat Gubernur Jambi, Al Haris, bergelar Datuk Mangkubumi Setio Alam selaku Pembina LAM Provinsi Jambi, menyerahkan keris adat sebagai simbol kehormatan. Sementara Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, bergelar Paduko Agungmulyo Agamo, menyerahkan piagam gelar adat dan buku pokok adat Melayu Jambi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Dalam sambutannya, Datuk Hasan Basri Agus menegaskan bahwa penganugerahan gelar adat bukan sekadar seremoni, melainkan amanah moral yang mengikat para penerimanya.









Komentar