Di era digital yang makin “liar”, Katamso juga mengingatkan generasi muda agar tidak sekadar cerdas teknologi, tapi juga bijak menggunakannya. Di sisi lain, peran guru dituntut makin kuat—bukan hanya mengajar, tapi juga jadi pembimbing dan inspirator.
Target besar pun ditegaskan: menuju Indonesia Emas 2045. Kata Katamso, itu hanya bisa dicapai jika lahir generasi yang bukan cuma pintar, tapi juga berkarakter kuat, berintegritas, dan punya semangat gotong royong.
“Pendidikan ini tanggung jawab bersama. Pemda berkomitmen meningkatkan akses, pemerataan, dan mutu pendidikan demi mencetak generasi unggul,” tandasnya.
Upacara Hardiknas 2026 ini pun jadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah, guru, pelajar, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan pendidikan di Tanjab Barat.
Singkatnya: tak boleh ada lagi pendidikan yang tertinggal. Semua harus maju, bareng-bareng. (*/jack)









Komentar