Keluarga Siap Aksi, Bawa Batu Nisan ke Polres
Namun, janji demi janji tak meredam kekecewaan. Keluarga menyebut kondisi ini seperti “sudah jatuh tertimpa tangga”. Kehilangan anggota keluarga, ditambah stigma tersangka yang disematkan pada almarhum.
Dalam waktu dekat, keluarga berencana menggelar aksi tuntut keadilan di Polres OKU, bahkan akan membawa batu nisan almarhum Rangga Saputra sebagai simbol protes keras terhadap proses hukum yang mereka nilai tidak adil.
Tak hanya itu, pengaduan juga akan dilayangkan ke Itwasum Polri agar perkara ini dibuka seterang-terangnya.
Aktivis dan Ahli Hukum: Parkir di Badan Jalan Jelas Melanggar
Ketua MARKAS, Hifzin ikut angkat suara. Ia menilai ada kejanggalan serius ketika orang yang sudah meninggal dunia masih dijadikan tersangka, sementara faktor pemicu kecelakaan lain dibiarkan menggantung.
“Kalau kendaraan itu tidak parkir di badan jalan, korban tidak akan keluar jalur. Ini jelas hubungan sebab-akibat yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Senada, aktivis hukum Arif Awlan, SH, menegaskan bahwa parkir di badan jalan, apalagi di tikungan, adalah pelanggaran serius.









Komentar