
HARIANRAKYAT.CO.ID – Sebuah foto yang beredar luas mendadak menyulut tafsir politik. Yudi Purna Nugraha (YPN) tampak kongkow santai bersama Saddam Al Jihad, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), di kawasan Istana Presiden, Selasa (13/1/2026) siang. Tempatnya prestisius, lawan bicaranya strategis. Sulit rasanya publik percaya ini sekadar obrolan ringan tanpa makna.
Apalagi, YPN bukan figur politik ecek-ecek. Ia adalah mantan Calon Bupati OKU yang bertarung di Pilkada OKU 2024. Politisi muda yang dikenal energik, solutif, dan gahar dalam membaca persoalan daerah. Jam terbangnya panjang. Tiga periode duduk sebagai anggota DPRD OKU menjadi bukti ia bukan karbitan politik.
Kini, YPN juga memegang kendali partai. Untuk periode kedua, ia menjabat Ketua DPD PAN OKU—posisi strategis yang membuat setiap langkahnya tak pernah sepi dari sorotan.
Dalam pertemuan yang dikemas santai itu, sumber menyebutkan keduanya membahas dinamika politik nasional secara normatif.
Namun diskusi tak berhenti di situ. Situasi sosial dan kondisi masyarakat OKU ikut dibawa ke meja obrolan, mempertegas bahwa daerah tetap menjadi atensi serius YPN, meski pertemuan berlangsung di jantung kekuasaan negara.









Komentar