oleh

Dampak Pandemi, BUMDes Terpuruk

Emiria, SE

HARIANRAKYAT.CO.ID – Dampak dari Pandemi Covid 19, sejumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengalami keterpurukan ekonomi.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Ahmad Firdaus melalui Kabid Kelembagaan, Tehnologi Tepat Guna, dan Ekonomi Desa, Emiria SE.

“Kondisi ini terjadi sejak awal 2020 lalu,” ujar Emiria, di ruang kerjanya, Senin (13/9/21).

Dijelaskannya, terdapat sekitar 34 BUMDes yang sudah berjalan dari 143 Desa yang ada di Kabupaten OKU.

Kata dia, pandemi Covid 19 ini sangat berdampak dan mempengaruhi perekonomian khsususnya bagi BUMDes tersebut. Bahkan, hampir mayoritas BUMDes yang ada saat ini mengalami penurunan pendapatan.

Untuk itu pihaknya terus melakukan monitoring terhadap BUMDes serta melakukan pembinaan agar perekonomian BUMDes tidak terus menerus mengalami keterpurukan.

“Kami terus berupaya untuk memberikan pembinaan terhadap BUMDes agar dapat bangkit dari keterpurukan ekonomi saat ini. Meskipun anggaran untuk pembinaan tidak ada. Tapi kami berupaya agar BUMDes dapat bangkit dan bertahan,” katanya.

Sementara itu, salah satu Desa yang memiliki BUMDes yaitu Desa Tanjung Baru, dengan BUMDes Mandiri yang bergerak di bidang jasa dan penyewaan, turut mengalami keterpurukan ekonomi akibat dari dampak pandemi Covid 19.

“Hampir 75 persen pemasukan kami mengalami penurunan yang disebabkan oleh pandemi Covid 19. Sejumlah usaha seperti sewa menyewa peralatan persedekan tidak berjalan normal akibat pembatasan kegiatan masyarakat. Sehingga hal ini berpengaruh besar bagi pendapat BUMDes Mandiri,” jelas Elan selaku Kaur Sosial Desa Tanjung Baru. (Rul)

Komentar