“Ini proses panjang untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati juga menyinggung banjir besar yang terjadi pada 8 Januari 2026, akibat luapan Sungai Muara Balak, Sungai Macak, dan Sungai Rengas. Bencana itu merendam ribuan rumah warga, merusak lahan pertanian, serta mengganggu infrastruktur dan fasilitas umum.
Ia mengajak seluruh elemen—pemerintah, DPRD, dunia usaha, hingga masyarakat—untuk tidak berhenti pada empati simbolik.
“Kebersamaan itu bukan sekadar kata-kata. Yang dibutuhkan masyarakat adalah gotong royong dan langkah nyata untuk pemulihan pascabanjir,” tegasnya.
Jembatan Diresmikan, Konektivitas Diperkuat
Pada momen paripurna tersebut, Gubernur Sumatera Selatan juga melakukan penandatanganan prasasti peresmian sejumlah jembatan. Infrastruktur yang diresmikan meliputi Jembatan Gantung Negeri Sakti Kecamatan Cempaka, Jembatan Jatimulya II Kecamatan Madang Suku II, serta Jembatan Desa Persiapan Sukajaya–Sukamaju Kecamatan Buay Madang Timur.









Komentar