oleh

ODGJ Rusak Makam, Kades: Sudah Kami Tangani, Tapi Tak Bisa Sembarangan

“Kami bukan tidak bertindak. Justru sejak laporan masuk, kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Kondisi yang bersangkutan cukup membahayakan sehingga penanganannya tidak bisa dilakukan sembarangan,” kata Randi.

Randi menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa, ODGJ tersebut kerap membawa senjata tajam dan sulit didekati oleh warga maupun perangkat desa. Karena itu, keselamatan masyarakat dan petugas menjadi pertimbangan utama sebelum dilakukan tindakan lebih lanjut.

“Kami harus mengutamakan keselamatan semua pihak. Jangan sampai niat membantu malah menimbulkan korban atau persoalan baru,” ujarnya.

Selain menggandeng kepolisian, pemerintah desa juga berencana berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan tenaga kesehatan agar proses evakuasi dapat dilakukan secara humanis serta sesuai prosedur.

Baca Juga :  Baru Dilantik, Sekda OKU Ditantang: Jadi “Stempel” atau Penggerak?

“Kami berharap setelah situasi memungkinkan, evakuasi bisa dilakukan bersama instansi terkait sehingga yang bersangkutan mendapatkan penanganan yang layak, sementara area pemakaman dapat dibersihkan dan ditata kembali,” tambahnya.

Komentar