oleh

RAT Perdana KDMP Lubuk Batang Baru: Masih Nol SHU, Harapan Tinggi Mulai Dikerek

Meski begitu, harapan tinggi mulai dikerek. KDMP mengklaim sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah mitra. Pupuk Indonesia, Pertamina Gas, Bulog, hingga Mandiri Agen. Proposal sudah dikirim, tapi masih sebatas “menunggu tindak lanjut”.

Gedung koperasi pun belum rampung. Progresnya baru 70 persen. Tanah memang hibah dari desa, tapi pembangunan sepenuhnya ditangani pihak ketiga, PT Agrinas. Pengurus? Angkat tangan.

“Kami hanya terima hasil,” begitu garis besarnya.

Dari sisi anggota, tercatat 250 orang sudah bergabung hingga Agustus 2025. Tapi Kartu Tanda Anggota (KTA) belum dicetak. Alasannya tunggu regulasi.

Janji lain kembali dilempar. Koperasi disebut-sebut bakal dapat bantuan aset: truk, pick up, hingga kendaraan roda tiga. Bahkan ada wacana membangun klinik dan apotek di desa.

Baca Juga :  PLN “Ngebut”, Listrik Selampi Kembali Stabil!

Di forum diskusi, suara kritis mulai bermunculan. Arwani menyoroti belum transparannya struktur pengurus dan laporan keuangan. Ia mendesak keterbukaan. Pengurus tak membantah. Mereka berjanji akan “evaluasi ke depan”.

Komentar