Aldo, peserta lain, mempertanyakan soal lapangan kerja. Siapa yang akan direkrut? Pengurus menjawab anggota jadi prioritas, tapi tetap menunggu aturan.
Kekhawatiran lain datang dari potensi benturan dengan UMKM lokal. Pengurus buru-buru menenangkan: koperasi hanya fokus pada distribusi barang subsidi seperti gas dan pupuk.
Yang jelas, selama sembilan bulan ini, pengurus bekerja tanpa gaji. Sebuah pengorbanan yang patut dicatat, meski belum berbuah hasil nyata.
RAT ditutup dengan doa yang dipimpin Asafiq. Harapannya tinggi: KDMP bisa jadi tulang punggung ekonomi desa. (ep)









Komentar