
HARIANRAKYAT.CO.ID – Kepercayaan publik bukan datang dari pidato. Ia lahir dari bagaimana uang rakyat dikelola. Rapi, transparan, dan terasa manfaatnya.
Pesan itu kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten OKU Timur usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 dari BPK RI Perwakilan Sumatera Selatan di Palembang, Rabu (10/6/2026).
Hasilnya? Tak main-main. OKU Timur kembali mengunci opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bukan sekali dua kali. Ini sudah 14 tahun berturut-turut. Konsisten, bukan kebetulan.
Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. tak ingin capaian ini sekadar jadi angka di atas kertas. Ia menegaskan, LHP bukan trophy, tapi “alarm” untuk terus berbenah.
“Ini jadi bahan evaluasi kami. Targetnya jelas: pengelolaan keuangan makin rapi, program pembangunan makin tepat sasaran, dan pelayanan publik makin terasa,” tegasnya.
Di tengah tekanan efisiensi dan tuntutan publik yang makin kritis, pengelolaan anggaran bukan lagi urusan teknis semata. Ini soal kepercayaan. Salah kelola sedikit saja, publik langsung bereaksi.









Komentar