oleh

Lawan Produk Massal, Pemkab OKU Timur Pilih Rawat Wastra Lokal Lewat Tangan Kreatif Warga

Pelatihan pembuatan Tas Wastra Angkinan, Bidak Komering, dan Batik bagi pelaku IKM. Foto: ist

HARIANRAKYAT.CO.ID — Di tengah derasnya produk massal yang membanjiri pasar, Pemerintah Kabupaten OKU Timur memilih jalan berbeda. Menjaga identitas daerah lewat karya tangan masyarakat sendiri.

Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan Penyusunan dan Evaluasi Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota yang dirangkaikan dengan pelatihan pembuatan Tas Wastra Angkinan, Bidak Komering, dan Batik bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), di Sekretariat TP PKK Kabupaten OKU Timur, Selasa (12/5/2026).

Bagi Pemkab OKU Timur, kegiatan ini bukan sekadar seremoni pelatihan biasa. Lebih dari itu, pelatihan menjadi ruang pemberdayaan agar warisan budaya lokal tidak berhenti sebagai simbol tradisi, tetapi mampu menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat.

Baca Juga :  Sekolah Berasrama Digeber, Herman Deru: Stop Bedakan Pendidikan Kota dan Daerah!

Kegiatan dibuka langsung Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes., didampingi Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten OKU Timur Fajri Nuryadi, SH, jajaran TP PKK, Dekranasda, serta peserta pelatihan.

Komentar