
HARIANRAKYAT.CO.ID – Kuliah jalan, dagangan pun tak boleh berhenti. Begitulah hari-hari Mhd Haikal Ananta, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara (USU). Di sela-sela perkuliahan, ia berkeliling kampus menawarkan mochi dari satu fakultas ke fakultas lain.
Tak selalu mulus. Jika Bus Linus (Lintas USU) tersedia, kendaraan itu dimanfaatkannya untuk berpindah tempat. Namun, ketika bus tak ada, kaki menjadi andalan. Haikal tetap berkeliling, menawarkan dagangannya kepada sesama mahasiswa.
“Kalau berjualan, aku keliling USU ke tiap fakultasnya, biasanya juga naik Linus kalau ada. Kalau nggak ada, ya jalan kaki,” ujar Haikal.
Bagi Haikal, menjadi mahasiswa bukan sekadar duduk di ruang kuliah, mengerjakan tugas, lalu menunggu kelulusan. Ia memilih merintis usaha sendiri sembari menuntut ilmu. Aktivitas sederhana itu justru membuka jalan bagi peluang yang lebih besar.
Titik baliknya terjadi pada 15 Juli 2026. Saat mengikuti kuliah umum bertajuk “Inovasi dan Kolaborasi Generasi Muda Menuju Swasembada Pangan” di Auditorium USU, Haikal berkesempatan bertemu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.








Komentar