oleh

Al-Fakhriyah, Ponpes Yang Mengkombinasikan Gaya Moderenisasi dan Salafiyah

pengasuh ponpes Al-Fakhriyah Baturaja KH Zulfan Barron

HARIANRAKYAT.CO.ID – Pondok pesantren (Ponpes) Al-Fakhriyah Baturaja Mengkombinasikan antara ponpes modern murni dan salafiyah murni. Yang mana kita ketahui di era modern seperti sekarang ini Ponpes salafiyah dihadapkan kepada perubahan sistem sosial dan teknologi yang begitu cepat.

Dikatakan pengasuh ponpes Al-Fakhriyah Baturaja KH Zulfan Barron, Ponpes modern murni tidak fokus mempelajari kitab-kitab kuning sedangkan ponpes salafiyah murni fokus belajar kitab-kitab kuning tetapi sekolah formalnya mereka tidak ada.

“Nah kalau kita berada di tengah-tengahnya,” ujar KH Zulfan Barron saat mengisi konten begesah di Channel Youtube Muhammad Wiwin. Senin (20/06/22).

Zulfan Barron juga menceritakan berdirinya dan mengapa diberi nama Ponpes Al-Fakhriyah yang diasuhnya. Ia mengatakan pemberian nama ponpes ini ada dua konteks, pertama singkatan dari nama orang tua dan yang kedua diambil dari kata Fakhirah.

Baca Juga :  DPRD OKU Gelar Paripurna Pembahasan Raperda Tahap Satu

“Pesantren ini peletakan batu pertamanya bulan desember 2017. Kami menamai Ponpes ini ada dua konteks pada dasarnya, yang pertama dari singkatan nama orang tua saya. Nama bapak saya Fakhru Rozi dan nama ibu saya Rohbiyah. Kalau dari makna Al Fakhriyah itu diambil dari kata fakhirah yang artinya kemuliaan,” katanya.

Komentar