oleh

Baru Dilantik, Sekda OKU Ditantang: Jadi “Stempel” atau Penggerak?

Orniando juga mengingatkan, masyarakat hari ini tidak lagi bisa dibuai dengan aktivitas seremonial. Rapat berderet dan agenda padat tak lagi cukup jadi ukuran kinerja.

“Yang dibutuhkan itu hasil. Pelayanan yang terasa. Bukan sekadar laporan kegiatan,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menyinggung realisasi program Bupati yang dinilai masih banyak tertahan di atas kertas. Di sinilah, kata dia, peran Sekda diuji.

“Masyarakat tidak butuh Sekda yang hanya urus administrasi. Yang dibutuhkan itu penggerak. Pengawal janji-janji Bupati sampai benar-benar terwujud,” katanya.

Jika program-program prioritas masih jalan di tempat, publik, lanjutnya, berhak mempertanyakan sejauh mana peran Sekda dalam memastikan semuanya bergerak.

“Sekarang kita tunggu. Berani tidak Sekda menjalankan tugasnya secara profesional, bukan sekadar normatif,” tandas Orniando. (ep)

Baca Juga :  PAKEM Bergerak, Aliran Nyeleneh Diawasi Ketat!

Komentar