oleh

Bukan Prank! Mirza Gumay Mundur Sebagai Ketua PAN, Yudi Diorbitkan..

har tani nasional
Mirza Gumay didampingi Ledi Patra memperlihatkan surat pengunduran diri sebagai Ketua DPD PAN OKU.

HARIANRAKYAT.CO.ID – Ketua Fraksi PAN dan PKPI di DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), undur dari sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) OKU.

Ini bukanlah prank! Tapi beneran. Di hadapan awak media, Mirza mengungkapkan, bahwa surat pengunduran dirinya itu sudah diajukan pada tanggal 15 Januari 2022 lalu.

Kemudian, 10 hari setelahnya atau tanggal 25 Januari 2022, diadakan rapat di DPD PAN OKU yang dipimpin Ketua Majelis Penasehat Partai (MPP) PAN OKU. Dihadiri pengurus harian, fraksi, dan 13 pengurus kecamatan.

Dari hasil rapat itu, didapatlah nama Yudi Purna Nugraha SH yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD OKU, diorbitkan menjadi penggantinya sebagai Ketua DPD PAN OKU.

“Berita acara rapat tersebut dinaikkan ke Propinsi (DPW) dan Pusat (DPP). Sudah disetujui DPP, dan SK-nya sudah sampai di DPW,” beber Mirza pada gelaran konferensi pers di ruang Fraksi PAN-PKPI DPRD OKU, Senin (14/03/2022).

Didampingi Ledi Patra (bendahara DPD PAN OKU), Mirza menegaskan, bahwa pengunduran diri itu adalah murni dari kehendaknya.

Arti kata, tidak ada tekanan dari pihak manapun. Dan juga tidak ada persoalan di internal maupun diluar partai.

Lalu apa alasannya? “Pengunduran diri saya terkait masalah kesehatan. Beberapa waktu lalu saya terserang Covid-19 yang cukup parah,” beber dia.

Dampaknya, dirinya mengaku mengalami Long Covid. Yang menimbulkan asam lambung terus menerus. Sehingga secara medis, dia tidak boleh capek dan banyak mikir. Dampak lain, turunnya pemikiran dan daya ingat

“Secara medis telah disampaikan dokter di beberapa rumah sakit kepada saya. Artinya dokter sarankan saya tidak boleh terlau banyak beban. Utamanya pemikiran, karena asam lambung naik. Dan terus terang, dalam beberapa bulan terakhir, sudah tiga kali saya masuk UGD,” beber dia.

Kalau ia paksakan untuk tetap jabat ketua DPD PAN, tentu ia akan terbebani dengan banyak pemikiran.

Apalagi, secara politis, akan banyak agenda yang dihadapi jelang Pemilu dan Pilkada 2024.

“DPD akan banyak kegiatan dan agenda politik kedepan, dan itu butuh tenaga serta pikiran. Maka saya ambil kesimpulan bahwa DPD PAN OKU harus dijalankan oleh orang yang lebih muda,” sebutnya.

Lalu kenapa nama Yudi yang diorbitkan? Begini jelas Mirza; bahwa sesuai petunjuk dari DPW, penggantinya diusahakan harus dari anggota DPRD atau fraksi.

Diketahui, ada 4 kader PAN OKU yang duduk di kursi DPRD OKU. Yakni, Mirza Gumay sendiri. Lalu ada Januar Alfi. Ledi Patra dan Yudi Purna Nugraha.

“Nah, Januar Alfi dan Ledi Patra mengaku belum siap saat ditanya. Artinya semua sepakat pada Yudi,” begitu jelas Mirza.

Yang jelas lanjut dia, yang direkomendasikan DPP, adalah kader yang lebih muda dan energik. Dengan harapan PAN di OKU akan lebih baik dari yang sudah-sudah.

“Apalagi kita dapat instruksi, bahwa di Pilkada 2024 nanti, PAN harus memajukan kader sendiri,” ungkapnya.

Apakah ini sinyal Yudi bakal maju sebagai Calon Bupati (Cabup) dari PAN? Ditanya begitu, Mirza menjawab samar.

“Bisa iya bisa tidak. Kader PAN yang maju nanti adalah kader terbaik. Katakanlah yang terbaik,” imbuhnya.

Disoal apakah nanti akan ada perubahan struktur pengurus setelah dijabat Yudi? Menurut Mirza kemungkinan reshuffle itu ada. Tapi tidak banyak.

“Mungkin hanya satu dua orang yang direshuffle. Yang mengundurkan diri dan sebagainya. Itu saja,” tandasnya.

Bagaimana tanggapan Yudi? Anggota DPRD OKU termuda saat Pileg periode 2014-2019 lalu, itu mengaku siap jalankan amanah yang dipercayakan.

“Saya katakan, kalau memang saya dipandang bisa amanah oleh kader dan tokoh dalam memimpin PAN, maka saya siap jalankan,” tegasnya.

Ia mengaku terdorong karena melihat banyak kader, militansi dan simpatisan PAN yang siap menangkan PAN pada agenda politik kedepan.

Oleh karena itu, dia bertekad PAN di Kabupaten OKU dapat berjaya bahkan mencapai hasil yang lebih dari Pileg sebelumnya (2019).

Diketahui, bahwa pada Pileg tahun 2019 lalu, PAN OKU menjadi partai pemenang kedua dengan meraih empat kursi di OKU.

“Kenapa saya terima tawaran teman-teman DPD, DPC termasuk dari berbagai tokoh? Karena saya melihat semangat jiwa militan mereka untuk memenangkan PAN di OKU sangat besar. Inilah yang mesti kita pertahankan. Dan kita berupaya menjadi partai pemenang pada Pemilu 2024 di OKU,” demikian Yudi. (win)

Baca Juga :  Warga OKU di Gegerkan Penemuan Mayat Tergeletak di Stadion

Komentar