Ia juga menilai kritik dan saran dari fraksi sebagai “vitamin” penting untuk menyempurnakan isi Ranperda sebelum disahkan jadi Perda.
Tak lupa, Bupati menyampaikan terima kasih atas dukungan DPRD. Menurutnya, sinergi ini jadi energi besar untuk meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan demi mewujudkan Tanjung Jabung Barat yang maju, sejahtera, religius, dan berdaya saing,” ujarnya.
Suasana rapat berlangsung cair tapi serius. Kekompakan yang terbangun dinilai jadi modal penting untuk melahirkan kebijakan yang benar-benar berpihak ke rakyat.
Pembentukan Pansus diharapkan bisa mempercepat pembahasan secara lebih tajam dan komprehensif. Targetnya jelas: Perda yang lahir tak hanya kuat secara hukum, tapi juga “hidup” dan bisa dijalankan di lapangan.
Pemkab dan DPRD pun sepakat menjaga ritme kolaborasi ini. Tujuannya satu: menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (Jack)









Komentar