
Peserta tidak hanya berasal dari Kelurahan Sukaraya. Mereka datang dari sejumlah wilayah lain, seperti kawasan RS Sriwijaya, Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat, dan beberapa daerah lainnya di Kabupaten OKU.
Kondisi tersebut menjadikan Sukaraya Cup bukan sekadar turnamen tingkat lingkungan, melainkan ajang silaturahmi yang melintasi batas kelurahan maupun kecamatan.
Kak Kelik mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan HUT Kabupaten OKU ke-116 sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
“Turnamen ini menjadi wadah bagi para pecinta tenis meja untuk berkompetisi secara sehat, menjaga silaturahmi, dan memperkuat rasa kebersamaan,” ujarnya.
Menurutnya, antusiasme peserta menjadi bukti bahwa olahraga tenis meja masih memiliki tempat di tengah masyarakat.
Meski mayoritas peserta merupakan pemain veteran, semangat mereka luar biasa. Mereka tetap antusias bertanding dan menjunjung tinggi sportivitas.
Selama dua hari pelaksanaan, pertandingan berlangsung dalam suasana akrab, penuh semangat, dan menjunjung nilai sportivitas.









Komentar