oleh

Dinkes OKU Catat Ada 3 Kasus HIV/ AIDS Aktif

Andi Prapto

HARIANRAKYAT.CO.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mencatat ada sebanyak 3 (tiga) orang penderita Human Immuno Deficiency Virus dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) di wilayah setempat.

“Sejauh ini, untuk kasus HIV/ AIDS di OKU sudah ada 3 orang. Dimana saat ini masih menjalani pengobatan di rumah sakit, dan klinik,” beber Kadinkes OKU melalui Kabid P2P, Andi Prapto SKM, MM, Kamis (2/11/2021).

Untuk penularan HIV/ AIDS ini, menurutnya, sebagian besar disebabkan melalui hubungan seksual.

“Kita punya beberapa tempat untuk menangani kasus HIV/ AIDS, yakni Klinik Pelita, Puskesmas Lubuk Batang, dan Rumah Sakit,” sebutnya.

Lebih lanjut, untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS itu, pihaknya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait hal itu, walaupun masih dalam suasana pandemi Covid 19.

“Kita juga melakukan skrining, pemeriksaan awal khususnya kepada ibu-ibu hamil yang datang untuk memeriksa kehamilannya, guna mendeteksi virus tersebut supaya tidak tertular kepada anak yang ada di dalam kandungannya,” jelasnya.

Ditambahkan Andi, pihaknya juga masih tetap melakukan kunjungan ke tempat yang dianggap berpotensi terjadinya penularan HIV/ AIDS dan dilakukan skrining.

Sedikit ia jelaskan, HIV/ AIDS adalah suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga dengan mudahnya terinfeksi penyakit lain.

Seperti umumnya yaitu, diare, mual, muntah – muntah, demam berkepanjangan, penurunan berat badan berlebihan, dan terinfeksi paru – paru.

“Alhamdulillah dalam 2 tahun belakangan ini khususnya di OKU, belum ada ditemukan orang yang meninggal dunia karena virus HIV/ AIDS,” katanya.

Akan tetapi, pihaknya selalu mengatakan kepada orang yang terkena virus tersebut, untuk rutin melakukan pemeriksaan dan minum obat yang diberikan oleh kementrian kesehatan secara gratis.

Dengan peringatan hari HIV/ AIDS sedunia yang jatuh tiap 1 Desember, pihaknya menghimbau semua pihak untuk waspada dan berharap agar virus ini tidak menyebar khususnya di OKU.

“Tidak hanya Covid 19, tetapi kita patut mewaspadai juga virus HIV/ AIDS,” tutupnya. (har)

Baca Juga :  KONI OKU Evaluasi Kinerja Sekaligus Buka Puasa Bersama

Komentar