oleh

Faktor Keselamatan dan “Ongkos” jadi Kendala

Rapat aliansi BEM se OKU terkait rencana ikut seruan aksi 11 April 2022. Namun rencana itu akhirnya batal.

** Seribu Mahasiswa OKU Batal Ikut Seruan Aksi 11 April

HARIANRAKYAT.CO.ID – Sekitar seribu mahasiswa asal Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), disebut-sebut bakal ikut seruan aksi di ibukota Jakarta, pada 11 April 2022 mendatang.

Tapi, rencana yang dibeberkan oleh Nopran Saputra, sang penggerak yang juga Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Mahakarya Asia (Unmaha) Baturaja, beberapa hari lalu itu akhirnya batal. Lho kenapa?

Portal ini menghubungi Nopran via Whatsapp, Minggu (10/03/2022) malam. “Benar kando,” ungkap Nopran, membenarkan pembatalan rencana tersebut.

Alasannya? Kata dia, berdasarkan solidaritas, bahwa kawan-kawan (mahasiswa) daerah menginginkan aksi di daerah terlebih dahulu.

Pertimbangan lainnya, menurut dia, perihal keselamatan jika melibatkan jumlah massa yang banyak. Selain itu, juga berkaitan dengan “ongkos” (transportasi dan akomodasi) yang jadi kendala.

Intinya ditegaskan dia, bahwa pada aksi 11 April besok, pihaknya menyatakan belum berangkat.

Dan sementara, pihaknya menunggu informasi lanjutan dari Ketua Koordinator BEM se Indonesia, terkait hasil dari aksi di pusat besok.

“Jadi sejauh ini kito fokuskan aksi di daerah kando. Kalau ada instruksi selanjutnya, pasti kami persiapkan betul untuk melaksanakan keberangkatan ke pusat kando,” begitu kata Nopran.

Sebelumnya Nopran begitu semangat menyatakan rencana keberangkatan mahasiswa asal OKU untuk ikut aksi 11 April 2022.

Bahkan dinyatakan ada seribu mahasiswa asal OKU yang akan berangkat. Mereka semua tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Kabupaten OKU.

Diantaranya, BEM Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) Baturaja, BEM Universitas Baturaja (UNBARA), BEM Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Baturaja, BEM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Al-Ma’arif, dan BEM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dwi Sakti Baturaja.

“Agenda itu merupakan seruan aksi dari BEM seluruh Indonesia, yang mengajak seluruh mahasiswa untuk menyuarakan sikap menolak keras atas penundaan pemilu, kenaikan BBM, dan kelangkaan minyak goreng,” beber Nopran pada Kamis (7/4/2022) malam lalu. (win)

Baca Juga :  Tingkatkan Sinergitas, Ka Rutan Baturaja Sowan ke Polres OKU

Komentar