Enos menilai nilai-nilai tasawuf dapat menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern. Melalui pendekatan spiritual yang menyejukkan, masyarakat diharapkan mampu menjaga moralitas, memperkuat karakter, dan tetap produktif dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.
Pada kesempatan itu, Enos juga mengapresiasi peran JATMAN yang selama ini konsisten membina umat serta menjaga tradisi keagamaan yang moderat dan damai.
“Saya berharap JATMAN terus menjadi wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah, menebarkan nilai-nilai moderasi, kedamaian, dan keteladanan di tengah masyarakat,” katanya.
Ia optimistis kontribusi JATMAN dapat mendukung terwujudnya Kabupaten OKU Timur yang religius, harmonis, dan semakin maju.
Pengajian Akbar tersebut berlangsung khidmat dan diikuti jamaah dari berbagai daerah. Kegiatan ditutup dengan tausiyah yang disampaikan Ikhsan Fuadi dari Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Lampung. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya memperkuat spiritualitas sebagai benteng moral di tengah perkembangan teknologi dan era digital yang semakin pesat. (ril)









Komentar