oleh

Jangan Tulis 24 Jam Gratis, Tulis Saja Kalau Ada Duitnya!

Kekecewaan itu membuat Romlan mempertanyakan klaim layanan siaga 24 jam yang dipasang di lokasi. Menurutnya, jika layanan memang tidak benar-benar aktif sepanjang waktu, maka tulisan tersebut sebaiknya tidak dipasang karena bisa memberi harapan palsu kepada masyarakat.

“Kalau tidak 24 jam, jangan ditulis 24 jam. Tulis saja kalau masyarakat ada duit, baru aktif,” ujarnya dengan nada kesal.

Dalam video itu, Romlan juga meminta Bupati OKU, Wakil Bupati OKU, serta Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU untuk mengevaluasi petugas maupun sistem pelayanan ambulans gratis agar benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat saat kondisi darurat.

Video tersebut pun memicu beragam komentar dari warganet. Banyak yang berharap pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi sekaligus melakukan pembenahan terhadap layanan publik yang berkaitan dengan kebutuhan darurat masyarakat.

Baca Juga :  HUT Bhayangkara ke-80, Polres OKU Hadiahkan Air Bersih untuk Warga

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan tidak aktifnya nomor layanan ambulans gratis tersebut. (ep)

Komentar