oleh

Karhutla OKU Timur Capai 45 Hektare, Enos Siapkan Posko Pengaduan

Kedua, menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat penegakan hukum terhadap praktik pembakaran hutan dan lahan. Ketiga, meminta dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk memperkuat penanganan di lapangan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun,” tegas Lanosin.

Bukan sekadar imbauan. Pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi kebakaran sejak dini. Sebab, semakin cepat titik api diketahui, semakin besar peluang kebakaran dikendalikan sebelum meluas.

Sekretaris BPBD OKU Timur, Rio Syamoni, S.T., M.M., mengungkapkan bahwa luas lahan terdampak diperkirakan sekitar 45 hektare. Hingga laporan terakhir, sekitar 70 persen area disebut telah berhasil dipadamkan.

Meski demikian, pekerjaan belum tuntas. Petugas masih berjibaku menangani titik-titik kebakaran, dengan salah satu kendala utama berupa sulitnya akses kendaraan menuju lokasi api.

Komentar