“Sekitar Rp200 juta kita plot untuk kegiatan cabor. Karena tanpa cabor, KONI tidak ada,” tegas Imron.
Ia mengapresiasi kunjungan Komisi III DPRD OKU dan Dispora yang dinilai menjadi momentum penting bagi kemajuan olahraga di OKU.
“Ini yang kami tunggu-tunggu. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Apalagi, lanjut Imron, tahun ini jadi masa krusial untuk persiapan menuju Porprov 2027. Bahkan, di akhir 2026 nanti, KONI juga akan menggelar tes VO2Max untuk mengukur kemampuan fisik atlet.
Dispora: Anggaran Terbatas, Tapi Tetap Diupayakan
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga OKU, Zulkarnain Gunawan, mengakui anggaran KONI tahun ini memang minim. Hal itu tak lepas dari keterbatasan keuangan daerah.
“Memang belum ideal. Tapi untuk persiapan Porprov ke depan, ini akan kita bahas bersama KONI dan DPRD,” ujarnya.
Ia memastikan pihaknya siap berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik, termasuk mendorong tambahan anggaran melalui APBD Perubahan.
Sekalian Sidak Fasilitas Olahraga
Tak hanya berdiskusi, rombongan Komisi III yang juga tergabung dalam Pansus LKPj Bupati ini turut meninjau sejumlah fasilitas olahraga. Mulai dari GOR Baturaja, pagar GOR, kolam renang, hingga Stadion Madya Kemiling.









Komentar