oleh

Pasca Aksi 11 April, Mahasiswa Sebut Pejabat OKU Apatis

har tani nasional
Salah satu mahasiswi Unbara saat menyuarakan aksinyua melalui poster

HARIANRAKYAT.CO.ID – Aksi solidaritas 11 April 2022 yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa se-Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan lintas elemen masyarakat di Simpang 3 Ramayana belum juga menghadirkan angin segar bagi masyarakat Kabupaten OKU.

Novri Helmi selaku koordinator aksi tersebut mengungkapkan masih tergelitik oleh keadaan pasca aksi tersebut, pasalnya aksi gerakan moral yang berjalan dengan tertib dan damai tersebut justru tidak menjadi perhatian publik OKU khususnya pejabat daerah yang seakan-akan apatis dengan aspirasi yang disampaikan pada aksi damai tersebut.

“Ya, ternyata kita tahu bahwa apa yang kita sampaikan terhadap keadaan sosial yang mengguncang stabilitas politik nasional ini justru pejabat daerah menjadi apatis dan seakan-akan tidak peduli terhadap tuntutan moral publik di OKU, kita berharap meskipun isu nasional yang kita gaungkan tetapi jeritan masyarakat mengenai mahalnya bahan pokok ini berdampak juga ke daerah,” kata Novri, Jum’at (15/04/22).

Baca Juga :  Kualahan Tangani Perkara, PA Baturaja Kekurangan Hakim

Perjuangan tuntutan publik yang disampaikan pada 11 April 2022 lalu, lanjut Novri, bukan hanya gerakan ceremonial dan akan ditindak lanjutinya dengan aksi kamisan secara massive dengan masa yang lebih banyak lagi.

Komentar