“Sinergi dengan pemerintah daerah itu penting. Kami ingin memastikan proses rekrutmen berjalan akuntabel dan tetap membuka peluang bagi putra daerah yang kompeten,” tegas Manager Communication Relation & CID, Meddenia Ayu Wulandari.
Di sisi lain, Pemkot Prabumulih menyambut positif langkah tersebut.
Wali Kota H. Arlan memberi dukungan penuh. Ia mengapresiasi proses rekrutmen yang dinilai sudah berjalan sesuai aturan dan melibatkan Disnaker sebagai mitra strategis.
“Ini bukti kolaborasi pemerintah dan dunia industri bisa menghadirkan peluang nyata bagi masyarakat,” ujar Arlan.
Pertemuan ini jadi momentum memperkuat koordinasi. Tujuannya satu: mendorong peningkatan daya saing tenaga kerja lokal, khususnya generasi muda Prabumulih.
Harapannya, ke depan, rekrutmen yang transparan dan berbasis kompetensi tidak hanya menguntungkan perusahaan, tapi juga memberi dampak langsung bagi masyarakat luas. (ril)



Komentar