oleh

BPOM Mau Masuk OKU Timur, Bupati Enos Langsung Siapkan Lahan Strategis

Bupati OKU Timur, H. Lanosin saat menerima audiensi Sekretaris Utama BPOM RI, Brigjen Pol. Dr. Jayadi, di Media Center Pemkab OKU Timur, Rabu (22/4/2026).

HARIANRAKYAT.CO.ID – Rencana pendirian Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI di OKU Timur makin terang. Pemerintah Kabupaten OKU Timur tancap gas. Lahan langsung disiapkan.

Komitmen itu ditegaskan Bupati OKU Timur, H. Lanosin (akrab disapa Enos) saat menerima audiensi Sekretaris Utama BPOM RI, Brigjen Pol. Dr. Jayadi, di Media Center Pemkab OKU Timur, Rabu (22/4/2026).

“Selamat datang di OKU Timur. Posisi kami strategis, berada di tengah-tengah wilayah OKU Raya dan sekitarnya. Untuk mendukung rencana ini, lahan sudah kami siapkan,” tegas Enos.

Baca Juga :  OKU Timur Ngebut Dukung Kedaulatan Pangan, Produksi Beras Melejit!

Bukan tanpa alasan. Kehadiran UPT BPOM di OKU Timur dinilai mendesak. Saat ini, Provinsi Sumatera Selatan yang membawahi 17 kabupaten/kota baru ditopang dua kantor BPOM.

Artinya? Pengawasan belum maksimal.

Sekretaris Utama BPOM RI, Brigjen Pol. Dr. Jayadi, tak menampik hal itu. Ia menyebut keterbatasan kantor membuat rentang kendali pengawasan jadi panjang.

“Dengan jumlah wilayah yang cukup luas, pelayanan dari dua kantor yang ada belum optimal. Karena itu, kehadiran UPT di OKU Timur sangat penting,” jelasnya.

Komentar