oleh

Satroni Warung Nasi Diatas Parit, Sat Pol PP Warning Segera Bongkar!!

Satpol PP OKU saat menyatroni warung nasi serba sepuluh ribu di Baturaja.

HARIANRAKYAT.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Paraja (Sat Pol PP) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyatroni warung nasi Serba Sepuluh Ribu yang berada di kawasan Jl Dr Muhammad Hatta Kelurahan Kemalaraja Kecamatan Baturaja Timur, Senin (14/3/22).

Petugas penegak Perda mengambil langkah tegas terhadap bangunan tersebut lantaran tidak memiliki izin dan berada di atas parit.

Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kabupaten OKU, Agus Salim melalui Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Sofian, mengatakan pihaknya dalam hal ini berupaya membongkar bangunan liar yang tak memiliki izin dan berada di atas parit.

“Tadi sudah kami datangi untuk dibongkar, namun lantaran pemilik usaha warung nasi menyatakan dengan surat perjanjian akan membongkar sendiri bangunannya, kami pun memberikan teguran terakhir dan peringatan keras. Bahwa bangunan tersebut harus segera dibongkar paling lambat besok, Selasa (15/3/22),” tegas Sofian.

Jika sampai besok masih belum dibongkar, lanjut dia, tentu pihaknya akan membongkar langsung bangunan tersebut.

Dikatakannya, sebelum pihaknya mengambil langkah tegas tersebut, sejumlah laporan dari masyarakat sudah masuk ke pihaknya terkait keberadaan bangunan liar diatas parit yang dinilai merusak estetika pembangunan dan tata kota.

“Beberapa waktu yang lalu, pihak pemilik warung sudah membuat surat perjanjian kepada warga setempat. Mereka akan membongkar bangunan itu pada akhir Februari ini. Akan tetapi sampai hari ini tidak ada pembongkaran, kami pun turun langsung untuk menertibkan bangunan liar tersebut,” ungkapnya.

Ditegaskan, bangunan tersebut telah menyalahi aturan yang ada, selain itu juga tidak mengantongi izin dari pemerintah setempat.

Dimana bangunannya berada di atas parit dan kerap menyebabkan penyumbatan saluran air. Sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat sekitar.

“Jelas bangunan ini sudah menyalahi dan tak memiliki izin. Kami tunggu sampai besok. Jika tidak dibongkar oleh pemiliknya, kami akan turun sendiri untuk membongkar bangunan itu,” tegas Sofian lahi. (Rul)

Baca Juga :  Disdik Kabupaten OKU Gelar Sosialisasi DAK Tahun Anggaran 2022

Komentar