Berani Ambil Risiko: Tarif Naik, Tapi Berbasis Kinerja
Kenaikan tarif air sempat jadi isu sensitif. Biasanya ini jadi “bom waktu” bagi BUMD. Tapi di sinilah ujian sebenarnya: bagaimana menjelaskan kepada publik bahwa setiap rupiah yang dibayar akan kembali dalam bentuk layanan yang lebih baik.
Pendekatannya mulai berubah. Tidak lagi defensif, tapi komunikatif. Tidak lagi tertutup, tapi transparan.
Narasinya diubah. Tarif naik bukan sekadar beban, tapi investasi layanan. Karena di era sekarang, pelanggan bukan hanya pengguna jasa. Mereka adalah pengawas.
“Kalau ingin layanan bagus, sistem harus diperbaiki. Itu butuh biaya,” ujar Bertho.
Dan publik mulai melihat: ada hasil di balik kebijakan.
Perubahan tak butuh waktu puluhan tahun. Tapi butuh konsistensi. Kinerja Tirta Raja yang dulu dipandang sebelah mata, kini mulai dilirik.
Bahkan diganjar penghargaan sebagai “Excellent Water Utility Company in Improving Quality Water Service”.
Corporate Communication Perumda Tirta Raja, Billy Fernando, menyebut penghargaan ini diberikan karena Tirta Raja dinilai berhasil memelopori dan mendorong dilakukannya inovasi dan transformasi.








Komentar